Penyebab dan Ciri-Ciri Kucing Flu

3 min read

Penyebab Kucing Flu

Sudah menjadi impian dan harapan semua pemilik kucing bahwa kucing peliharaannya sehat dan bahagia. Karena, kita saja yang manusia pasti tidak mau kan kalau sakit dan mempunyai penyakit. Begitu juga dengan kucing.

Di musim-musim hujan dan pancaroba seperti sekarang ini, penyakit flu merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang manusia dan kucing peliharaan. Flu sangat mudah menyerang kucing yang belum divaksinasi dan kucing yang malas olahraga. Sama halnya dengan manusia, ya.

Pada dasarnya semua jenis kucing mempunyai kemungkinan terserang flu, namun dari pengalaman beberapa orang, kucing persia merupakan jenis kucing yang paling mudah terserang flu dibandingkan ras lainnya.

Meski banyak yang menganggap bahwa flu merupakan penyakit biasa dan wajar, tapi jangan pula diremehkan. Mengapa begitu? Karena kalau kucing yang terserang flu baru berusia 1 bulanan, itu bisa sangat bahaya dan mengancam keselamatannya.

Maka dari itu, sebaiknya kamu ketahui penyebab dan ciri-ciri kucing flu berikut ini.

Penyebab Kucing Flu

Kucing Flu

Umumnya, penyebab kucing flu tidak jauh berbeda dengan penyebab flu pada manusia. Biasanya gejala flu pada kucing akan muncul selama 1 minggu, kemudian pada minggu-minggu berikutnya keadaannya akan mulai membaik.

Agar bisa mencegah kucing flu, berikut beberapa penyebab kucing flu yang perlu kamu ketahui.

Virus

Sudah kita ketahui bersama-sama bahwa virus merupakan salah satu sumber berbagai penyakit, termasuk flu. Virus yang dapat menjadi penyebab kucing flu ada 2, yaitu virus cacilivirus (FCV) dan herpes (felineherpesvirus). Menurut data penelitian, 80% kucing flu disebabkan oleh kedua virus tersebut.

Sebaiknya segera hubungi dokter hewan yang kamu kenal apabila ada tanda-tanda infeksi dari virus. Karena infeksi virus dapat menular ke hewan peliharaan lain. Kalau kamu punya lebih dari satu kucing peliharaan di rumah, bisa-bisa kucing yang lain tertular. Virus dapat menular melalui bersin, air liur, makanan, minuman dan juga peralatan serta lingkungan si kucing termasuk tempat tinggal, kotak makan dan lain-lain.

Daya Tahan Tubuh Kucing yang Lemah

Daya tahan tubuh si kucing sendiri merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan flu pada kucing. Karena, biasanya penyakit seperti flu lebih mudah menyerang kucing dengan daya tahan tubuh yang lemah atau menurun. Tentunya ini berarti kucing yang daya tahan tubuhnya sedang menurun, lebih rentan terkena penyakit flu.

Bakteri

Dan penyebab kucing flu yang terakhir adalah bakteri. Sama halnya dengan virus, bakteri juga dapat menyebabkan penyakit termasuk flu. Bakteri penyebab flu pada kucing adalah Chlamydophola Felis dan Bordetella Bronchiseptica.

Kedua bakteri tersebut dapat menyebabkan flu yang berat pada kucing. Selain menyerang kucing, bakteri tersebut juga bisa menginfeksi anjing. Jadi, pastikan kamu selalu meperhatikan kebersihan lingkungan kucing peliharaanmu agar terhindar dari bakteri dan virus penyebab penyakit.

Kalau kucing kamu memang sedang menderita flu, ada beberapa cara mengobati kucing flu yang bisa kamu lakukan sendiri sebelum memutuskan untuk membawanya ke dokter hewan.

Ciri-Ciri Kucing Flu

Ciri-Ciri Kucing Flu

Pada umumnya tanda-tanda kucing flu tidak jauh beda dengan tanda-tanda flu pada manusia. Berikut ciri-ciri kucing flu selengkapnya.

Bersin-Bersin

Penyakit flu sangat identik dengan bersin-bersin. Kucing yang sedang mengalami sakit flu juga akan sering bersin-bersin. Frekuensi bersin pada kucing flu tentunya lebih sering dari biasanya. Selain itu, biasanya bersin juga keluar dengan disertai cairan semacam ingus.

Keluar Ingus

Ini berkaitan dengan ciri-ciri sebelumnya. Kucing yang sedang terserang flu akan mengeluarkan ingus dari lubang hidungnya. Kamu mungkin akan menyadarinya ketika ia bersin. Namun, ingus keluar tidak hanya ketika kucing sedang bersin. Ketika sedang bersantai juga ingus bisa keluar yang menandakan bahwa ia sedang terserang flu.

Badan Panas atau Demam

Biasanya penyakit flu juga dapat menyebabkan suhu tubuh kucing naik hingga ia menderita demam. Kalau kucing kamu tidak bersin-bersin dan mengeluarkan ingus, tapi sedang tidak nafsu makan dan berbeda dari biasanya, coba cek suhu badannya. Kalau suhu badannya naik dan dia menderita demam, kemungkinan besar kucing kamu tersebut terserang penyakit flu.

Nafsu Makan Berkurang

Sebenarnya nafsu makan yang berkurang bukan indikator utama apakah kucing sedang flu atau tidak. Namun, rata-rata kucing yang sedang sakit flu, nafsu makannya akan berkurang. Dia akan mulai kehilangan nafsu makan dan menolak untuk menelan makanan apapun yang kamu berikan kepadanya meskipun itu merupakan makanan kesukaannya.

Kurang Energik

Ciri-ciri kucing flu selanjutnya berhubungan dengan daya tahan tubuh kucing yang sedang menurun. Ketika daya tahan tubuhnya menurun kemudian ia terserang flu, maka energinya juga akan berkurang drastis. Apalagi kalau nafsu makannya berkurang. Maka ia akan kehilangan banyak pasokan energi sehingga membuatnya terlihat lemas, tidak atraktif, kurang energik dan lebih sering diam atau tidur sendiri.

Mata Kucing Berair

Apabila masih dalam batas wajar, sebenarnya mata kucing yang berair tidak perlu dikhawatirkan berlebihan. Karena kornea mata kucing juga perlu dilumasi dengan cairan dan jangan dibiarkan terlalu lama mengering.

Namun, apabila matanya mengeluarkan cairan dibarengi dengan gelaja flu lainnya, maka kamu patut waspada. Pasalnya, virus herpes yang menjadi virus penyebab kucing flu sering kali menyerang melalui mata kucing. Tanda-tandanya adalah mata bengkak, belekan dan sering berair. Kucing yang matanya berair akibat dari virus herpes cenderung menghindari cahaya. Stres yang dialaminya dapat mempercepat perkembangan virus sehingga kamu harus bertindak cepat ketika menemukan gejala ini.

Mata Kucing Memerah

Ini juga berkaitan dengan ciri-ciri kucing flu sebelumnya. Selain bisa menyebabkan mata mengeluarkan cairan berlebih, virus herpes penyebab flu juga dapat membuat mata kucing memerah. Kalau karena kotoran, mata merah pada kucing harusnya dapat sembuh dengan cepat dan tidak berangsur-angsur. Namun, matanya memerah dibarengi dengan ciri lain, bisa jadi kucing kamu sedang menderita flu.

Batuk-Batuk

Selain bersin-bersin, kucing yang sedang flu juga akan sering batuk-batuk. Karena tubuh kucing biasanya akan merespon untuk mengeluarkan bakteri atau virus penyebab flu melalui dahak.

Sariawan

Kucing yang sedang terserang flu biasanya juga akan mengalami sariawan. Hal ini disebabkan karena kucing yang flu biasanya akan sedikit makan sehingga asupan vitamin dan nutrisinya juga ikut berkurang. Karena itulah sariawan muncul pada kucing yang sedang flu.

Tidur Terus

Dan ciri-ciri kucing flu yang terakhir adalah sering tidur. Kebiasaan ini akan muncul pada kucing ketika ia sedang sakit atau mengalami stres, tak terkecuali dengan sakit flu. Kucing yang sedang flu akan kehilangan banyak energinya dan lebih memilih tidur seharian.

Baca Juga: Cara Mengobati Kucing Flu

Jika kamu sudah menemukan salah satu atau beberapa dari tanda-tanda kucing flu di atas, coba segera praktikan cara mengobati kucing flu atau lakukan pemeriksaan di pet shop atau dokter hewan terdekat. Jaga selalu asupan makanan, tempat tinggal, dan lingkungan si kucing agar kucing kesayanganmu senantiasa sehat, bebas dari penyakit flu dan bahagia.